Hidup itu tak pernah lepas dari penemuan jati diri. Selalu belajar di setiap usia. Mencari bahagia, mencari kedamaian, itulah hidup! Hingga kau temui di suatu muara yaitu, ternyata bahagia itu sederhana! Merasa nyaman dalam setiap kondisi! Jika akal yang diberikan-Nya tak mampu melepaskan dahaga ketidakcukupanku, maka aku hanya butuh naluri, layaknya binatang yang mampu membuat keluarganya bahagia hanya dengan bermodalkan naluri! Di saat itulah aku merindukan naluri kebinatanganku!
Tuesday, January 10, 2012
2012??? RESOLUSI, DONG!
Dear blog-ku yg sederhana tapi manis... :)
Dear teman-teman semua...
Hari ini saya sudah selesai UAS, tapi rasanya deg-degan aja. Kalaupun nanti nilai saya tidak seperti diharapkan, semoga saja nilainya tidak terlalu jelek. Saya pasrah aja lah.
Yang pasti di liburan ini saya punya banyak rencana untuk me-refresh otak saya yang sakit-sakitan karena memaksakan diri di jurusan yang saya tidak suka ini. Otak saya sakit rasanya. Oh ya, ditambah lagi karena keadaan psikologis saya sedang buruk sekali. Tau kan ya anak muda gimana? hehehe. Pokoknya saya sedang dalam emosi dan psikologis terburuk saya...
Banyak sekali yang saya akan lakukan di 2012 ini. Salah satunya yaitu mencari ketenangan bathin dalam hidup saya. Saya ingin lebih produktif menulis... aamiiiiinn!!!
Seperti yang sudah-sudah, meskipun uang hasil menulis nantinya tidak sebesar honor mengaudit perusahaan, tapi tentu saya akan sangat senang karena saya menciptakan suatu karya dan uang itu adalah buah karya dari tulisan saya. Tentu saya akan bangga.
Mendelik di tahun 2011....
Tahun 2011 adalah tahun yang penuh goncangan buat saya. Yang pertama, saya dihadapkan masalah cinta yang sangat complicated, yang membuat saya memutuskan rehat dari dunia percintaan dan segala manifestasinya (ceileeehh) untuk saat ini dan beberapa waktu ke depan. Masalah ini sangat berat bagi saya. Jujur, mata hati saya kembali terbuka ketika saya mengalami masalah berat percintaan ini. Dan entah mengapa saya selalu teringat-ingat ketika saya meminta maaf karena mengira saya yang salah. Padahal, saya tidak salah apa-apa, dan itu membuat saya menyesal.
Lewat ke masalah lain...
Tahun 2011 telah membuat saya bahagia karena event yang saya pimpin... ONE MAN ONE BREAD PALEMBANG. Saya berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai teman mahasiswa dari berbagai fakultas, kampus, dan angkatan. Saya mengumpulkan hampir 40 orang relawan yang telah menawarkan diri dengan sukacita. Saya sangat bangga sekali. Saya juga berhasil menjual pin terbanyak se-Indonesia, serta merancang acara yang apik tak terlupakan bagi anak-anak jalanan di Palembang, acara yang berbeda dengan teman-teman di provinsi lain. Saya juga mendapat pengalaman baru dan teman-teman baru.
Saya sangat bahagia karena ONE MAN ONE BREAD ini. Terima kasih kepada teman-teman yang telah berantusias dalam kegiatan ini khususnya Qurnia, Ebit, Ben, Desy, Terry, Anton, Lia, Aya, Lisna, Galuh.... Saya menjadi sangat sayang dengan kalian dan tak kan pernah melupakan jasa kalian yang telah menghargai acara saya. Saya akan selalu senantiasa menjadi orang pertama yang bersedia membantu kalian saat kalian dalam kesulitan, percayalah itu. Saya sangat menghargai teman-teman dan berterima kasih sekali...
Di tahun 2011 ini juga, saya mengalami sakit parah beberapa kali yang mengharuskan saya untuk berisitirahat selama 2 minggu. Disentri, cacar, malaria... :') semua saya alami di 2011 ini. Bahkan gejala vertigo yang telah membuat saya merasa sangat aneh seperti melayang di ruang angkasa dan hampir merampas gangguan keseimbangan saya. Tapi alhamdulillah, penyakit itu tak berlanjut lagi hingga sekarang. Saya hanya perlu asupan suplemen yang cukup, tidur yang cukup, dan menghindari hal-hal yang bisa membuat saya sedih.
Saya akan membuat resolusi tahun ini. Saya akan menjadi Adhiah yang lebih pemberani dan bisa menyenangi hati orang banyak. Saya akan selalu berusaha membuat kalian semua merasa nyaman, dilindungi, bahagia, dan teduh bila berada di dekat saya. Saya akan menjadi Hamba Allah yang penyayang, pemurah, pengasih, tanpa menghitung berapapun materi dan tenaga yang telah saya keluarkan...
Yang pasti..., mimpi saya yang utama adalah membuat karya-karya berharga dan produktif menulis, memperluas pergaulan, dan banyak-banyak refreshing.. hehehe.. Mohon dukungannya untuk tahun ini... Cukuplah 2011 menjadi tahun yang penuh kejutan untuk saya. Saya harap, tahun 2012 ini, saya akan mendapatkan kebahagiaan yang tak terkira :) aamiiiiiinn.. ;)
Wednesday, January 4, 2012
Beristirahatlah Kemuning....
Ini entah goresanku yang ke berapa. Aku sangat suka menyebut diriku kemuning...
Entah sayang entah mengapa... Aku sangat susah menjelaskan perasaanku saat ini. Yang ada saat ini adalah aku dikuasai oleh pikiranku sendiri. Aku sangat takut atas semua takdir yang siap menggenggamku.
Entah sayang entah.... Perasaanku saat ini sangat tidak enak dan tidak nyaman.
Entah sayang entahlah. Aku ingin remuk saja rasanya.
Entah sayang entah....
Yang lebih tepatnya aku sangat terluka.....
Entah sayang entah mengapa... Aku sangat susah menjelaskan perasaanku saat ini. Yang ada saat ini adalah aku dikuasai oleh pikiranku sendiri. Aku sangat takut atas semua takdir yang siap menggenggamku.
Entah sayang entah.... Perasaanku saat ini sangat tidak enak dan tidak nyaman.
Entah sayang entahlah. Aku ingin remuk saja rasanya.
Entah sayang entah....
Yang lebih tepatnya aku sangat terluka.....
Berikan aku keberanian itu
Berikan aku keberanian itu. Keberanian untukku jatuh cinta lagi. Sesuatu yang sangat takut untuk ku sentuh. Kadang aku berpikir untuk hidup dalam neraka yang ku ciptakan sendiri sepanjang hidupku.
Berikan aku keberanian itu..............
Berikan aku keberanian itu..............
Friday, October 28, 2011
Sesungguhnya......... =='
Sesungguhnya, ya sesungguhnya aku merasa sangat dingin sekarang...
Aku tidur dengan was-was, bangun pagi dengan was-was,
Aku serasa seperti di penjara yg terkungkung, di mana aku tidak bisa menikmati kebebasanku.
Aku kuliah dengan penuh paksa, aku sangat membenci jurusan kuliahku.
Aku belum bisa menyembuhkan rasa kecewa dan luka hatiku.
Aku merasa sudah terlelap lama dalam dunia yg ku cintai.
Aku ingin suatu perubahan baru.
Aku sangat mencintai teman-temanku, aku sangat suka bersahabat.
Aku sudah lama tidak berkecimpung dengan musik, aku sudah lama tidak bermain gitar, aku ingin sekali bisa bermain piano atau les piano.
Ya Allah Ya Tuhanku, maafkan daku...
Mungin selama ini aku masih sesuka hatiku dalam menjalani ibadahku.
Gaya berpakaian yg aku sadar belum sepenuhnya sempurna, walau aku menutup aurat sejak kelas X SMA.
Aku memakai hijab bukan karena paksaan atau ikutan teman, tapi aku berhijab karena rasa syukurku. Itu adalah bentuk rasa syukurku yg kala itu terlebih sangat mendapatkan nikmat darimu.
Aku selalu sholat 5 waktu, walau sering terlambat waktunya.
Prioritas utama dalam hidup ini adalah berhubungan baik dengan manusia dan menciptakan hubungan yg harmonis. Tapi kenapa aku malah sangat dikecewakan...
Aku merasa dingin, dingin sekali.
Setiap malam aku tidak tidur dengan nyenyak.
Aku merasa was-was.
Aku merasa kebingungan yg amat dalam.
Aku butuh sesuatu yg mengharukan untuk kebahagiaan.
Aku ingin menjadi seorang panutan.....
Maafkanlah, maafkanlah aku selama ini Ya Allah...
Aku yakin di balik semua kebobrokan ku, kau tahu sebenarnya aku, aku yg sebenarnya.
Jika di akhirat adalah suatu keabadian, bolehkah kau perkenankan aku untuk menunjuki pintu surga mana yg rasanya bisa aku tempuh dengan ikhlas?
Semoga Engkau memberikan jalan yg terbaik dalam hidupku...
Dan kebahagiaan bersama orang-orang tercinta.... :')
Aku tidur dengan was-was, bangun pagi dengan was-was,
Aku serasa seperti di penjara yg terkungkung, di mana aku tidak bisa menikmati kebebasanku.
Aku kuliah dengan penuh paksa, aku sangat membenci jurusan kuliahku.
Aku belum bisa menyembuhkan rasa kecewa dan luka hatiku.
Aku merasa sudah terlelap lama dalam dunia yg ku cintai.
Aku ingin suatu perubahan baru.
Aku sangat mencintai teman-temanku, aku sangat suka bersahabat.
Aku sudah lama tidak berkecimpung dengan musik, aku sudah lama tidak bermain gitar, aku ingin sekali bisa bermain piano atau les piano.
Ya Allah Ya Tuhanku, maafkan daku...
Mungin selama ini aku masih sesuka hatiku dalam menjalani ibadahku.
Gaya berpakaian yg aku sadar belum sepenuhnya sempurna, walau aku menutup aurat sejak kelas X SMA.
Aku memakai hijab bukan karena paksaan atau ikutan teman, tapi aku berhijab karena rasa syukurku. Itu adalah bentuk rasa syukurku yg kala itu terlebih sangat mendapatkan nikmat darimu.
Aku selalu sholat 5 waktu, walau sering terlambat waktunya.
Prioritas utama dalam hidup ini adalah berhubungan baik dengan manusia dan menciptakan hubungan yg harmonis. Tapi kenapa aku malah sangat dikecewakan...
Aku merasa dingin, dingin sekali.
Setiap malam aku tidak tidur dengan nyenyak.
Aku merasa was-was.
Aku merasa kebingungan yg amat dalam.
Aku butuh sesuatu yg mengharukan untuk kebahagiaan.
Aku ingin menjadi seorang panutan.....
Maafkanlah, maafkanlah aku selama ini Ya Allah...
Aku yakin di balik semua kebobrokan ku, kau tahu sebenarnya aku, aku yg sebenarnya.
Jika di akhirat adalah suatu keabadian, bolehkah kau perkenankan aku untuk menunjuki pintu surga mana yg rasanya bisa aku tempuh dengan ikhlas?
Semoga Engkau memberikan jalan yg terbaik dalam hidupku...
Dan kebahagiaan bersama orang-orang tercinta.... :')
Thursday, October 27, 2011
So what, Adhiah????
Well, aku ngerasa bosen banget sama kehidupan aku. Akhir-akhir ini aku ngerasa sedih...., iya sih banyak hal-hal baru yang terjadi, yang sebenernya bikin kehidupan aku campur aduk.
Okay, first of all, akuntansi itu apa, sih??? Kalo emang iya udah semester 5 ini kita udah dilarang keras lah sama yg namanya mau cita-cita keluar dari akuntan. Sejujurnya aku ga ngerti bgt sama kehidupan aku yg aku boleh bilang penuh misteri. (duh, kok jadi melankolis gini, yak??) Ya, aku emang orangnya melankolis, mudah kasihan, dan aku tuh orangnya sayang banget sama temen-temen aku. Aku sayang banget sama semua orang sampe2 kalo aku sakit hati itu pasti yg bebener sakit hati banget karena orang yang udah ngelakuin hal fatal sama aku. Mudah marah tu sebenernya ngga, aku orangnya mudah memaafkan, tapi kalo udah kebangetan itu aku ngga bisa tolerir.. (parah ya)
Di sini, aku harap aku bisa nikmatin kehidupan aku. huhuuu... (ortu gue ngga perhatian banget sama gue).
Aku mau enjoy kuliah..., (duh luarnya keras tapi dalamnya memble kaya kerupuk melempem)
Aku mau cinta yg baru.....
Yg pasti bukan cinta yg kemaren..., yg bikin aku bertanya-tanya. (Ya sutrah lah Adhiah, ikhlasin aja lah. Tuhan tau hati lo baik bgt, Tuhan tu cemburu tau ama elo n Tuhan tu ngga rela kamu sama laki-laki kea gitu)
Wuidiiih malaikat baik lagi ngomong, nih....
Actually, aku bener-bener benci, benci, kalo aku punya rasa benci. Karena menurut aku benci itu nyiksa diri sendiri. . Dan aku sendiri pun ngga bisa memungkiri kalo rasa benci itu datang dengan sendirinya walau aku berusaha buat ikhlas lahir bathin...
Ya udahlah, ini sebenernya buat kamu yg dulu pernah aku cinta, karena kamu yg minta aku buat cinta sama kamu dan aku sangat mau mencintai kamu karena kamu bilang kamu cinta bgt sama aku dan sebenernya waktu itu aku memang bener-bener sayang dan cinta sama kamu bahkan melebihi cinta aku sama diri aku sendiri....
Aku cinta, cinta banget sama kamu, Heart...,
Tapi cinta kamu yg dulu, yg aku lihat kamu tu anaknya pemalu, anak yg rajin ke mesjid, anak yg selalu ingatin aku qiyamul layl (walau sebenernya ngga kamu ingatin aku tetep ngelakuin, kok),
Cinta kamu yg polos, yg bajunya rapi, yg teduh, seperti DULU yg aku lihat kamu. Kamu yg ngga nakal sama lawan jenis....
Tapi sekarang kenyataannya yg aku lihat kamu tuh beda! Dan kamu udah berubah 180 dearajat! (lihat aja 180 derajat berubah kebalikannya) dan aku benar-benar kecewa, jujur aku kecewa bgt...
Dan aku sedih bgt sekarang diperlakuin ky gini tanpa ngomong baik2 sama aku...
Kamu tahu, Heart?? Waktu aku ultah, aku berharap bgt bisa ketemu kamu. Aku tau kita jarang bgt ketemu dan waktu itu SP aku di Palembang. Aku pengen bgt ketemu kamu hari itu, walau kita ngga ngerayain pake tart yg gede, ngeliat angkot ama bus yg hilir mudik duduk berdua sama kamu di pinggir jalan itu udah cukup buat aku...
Dan ternyata pada hari itu pun ternyata hati kamu udah ke orang lain yg aku di belakang tu ngga tau...
Kamu tau, Heart?? Waktu itu aku nangis kenceng bgt sampe aku ngga bisa nahan. Karena apa? Karena ucapan ultah kamu tu siang bolong n kata2nya tu ky kita mau jauuuhh aja (eh ternyata bener). Itu nandain kalo aku bukan orang yg penting bgt n bukan yg terspesial lagi di mata kamu...
Kamu tahu, Heart??? Jujur di balik semua diam aku, aku selalu mikirin kamu, termasuk keluarga kamu, yg aku rasa woww bgt.. huhuuhuu.. (aku tu benci kenapa jadi orang melankolis bgt)
Dan aku sedih sangat sedih sekarang karena kita berpisah bukan dengan cara yg baik...
Jujur aku anggap kamu yg sekarang dengan kamu yg dulu adalah 2 orang yg berbeda...
Dan aku anggap Heart-ku yg dulu tu udah tenang di alam sana......, karena jiwanya udah mati...
Dan kamu yg sekarang, ah entahlah, aku harap aku ngga akan pernah ketemu kamu lagi...
Aku mau cinta yg baru..., cinta yg akan aku jaga sampai mati... dan akan aku cintai dengan segenap jiwa aku..., yg pasti bukan kamu...
Aku mau seseorang yg suatu hari nanti tulus dan mau aku selamanya buat dia.. dan aku janji aku akan jaga dia, seperti aku jaga keyakinan aku terhadap Allah swt. Aku bakal ngerawat dia sampai mati dan berusaha ngebahagiain dia...
Walau itu hanya sekedar pacaran pun, aku harap pacaran yg buat ke jenjang pernikahan, bukan sekedar having fun... ^^
Okay, first of all, akuntansi itu apa, sih??? Kalo emang iya udah semester 5 ini kita udah dilarang keras lah sama yg namanya mau cita-cita keluar dari akuntan. Sejujurnya aku ga ngerti bgt sama kehidupan aku yg aku boleh bilang penuh misteri. (duh, kok jadi melankolis gini, yak??) Ya, aku emang orangnya melankolis, mudah kasihan, dan aku tuh orangnya sayang banget sama temen-temen aku. Aku sayang banget sama semua orang sampe2 kalo aku sakit hati itu pasti yg bebener sakit hati banget karena orang yang udah ngelakuin hal fatal sama aku. Mudah marah tu sebenernya ngga, aku orangnya mudah memaafkan, tapi kalo udah kebangetan itu aku ngga bisa tolerir.. (parah ya)
Di sini, aku harap aku bisa nikmatin kehidupan aku. huhuuu... (ortu gue ngga perhatian banget sama gue).
Aku mau enjoy kuliah..., (duh luarnya keras tapi dalamnya memble kaya kerupuk melempem)
Aku mau cinta yg baru.....
Yg pasti bukan cinta yg kemaren..., yg bikin aku bertanya-tanya. (Ya sutrah lah Adhiah, ikhlasin aja lah. Tuhan tau hati lo baik bgt, Tuhan tu cemburu tau ama elo n Tuhan tu ngga rela kamu sama laki-laki kea gitu)
Wuidiiih malaikat baik lagi ngomong, nih....
Actually, aku bener-bener benci, benci, kalo aku punya rasa benci. Karena menurut aku benci itu nyiksa diri sendiri. . Dan aku sendiri pun ngga bisa memungkiri kalo rasa benci itu datang dengan sendirinya walau aku berusaha buat ikhlas lahir bathin...
Ya udahlah, ini sebenernya buat kamu yg dulu pernah aku cinta, karena kamu yg minta aku buat cinta sama kamu dan aku sangat mau mencintai kamu karena kamu bilang kamu cinta bgt sama aku dan sebenernya waktu itu aku memang bener-bener sayang dan cinta sama kamu bahkan melebihi cinta aku sama diri aku sendiri....
Aku cinta, cinta banget sama kamu, Heart...,
Tapi cinta kamu yg dulu, yg aku lihat kamu tu anaknya pemalu, anak yg rajin ke mesjid, anak yg selalu ingatin aku qiyamul layl (walau sebenernya ngga kamu ingatin aku tetep ngelakuin, kok),
Cinta kamu yg polos, yg bajunya rapi, yg teduh, seperti DULU yg aku lihat kamu. Kamu yg ngga nakal sama lawan jenis....
Tapi sekarang kenyataannya yg aku lihat kamu tuh beda! Dan kamu udah berubah 180 dearajat! (lihat aja 180 derajat berubah kebalikannya) dan aku benar-benar kecewa, jujur aku kecewa bgt...
Dan aku sedih bgt sekarang diperlakuin ky gini tanpa ngomong baik2 sama aku...
Kamu tahu, Heart?? Waktu aku ultah, aku berharap bgt bisa ketemu kamu. Aku tau kita jarang bgt ketemu dan waktu itu SP aku di Palembang. Aku pengen bgt ketemu kamu hari itu, walau kita ngga ngerayain pake tart yg gede, ngeliat angkot ama bus yg hilir mudik duduk berdua sama kamu di pinggir jalan itu udah cukup buat aku...
Dan ternyata pada hari itu pun ternyata hati kamu udah ke orang lain yg aku di belakang tu ngga tau...
Kamu tau, Heart?? Waktu itu aku nangis kenceng bgt sampe aku ngga bisa nahan. Karena apa? Karena ucapan ultah kamu tu siang bolong n kata2nya tu ky kita mau jauuuhh aja (eh ternyata bener). Itu nandain kalo aku bukan orang yg penting bgt n bukan yg terspesial lagi di mata kamu...
Kamu tahu, Heart??? Jujur di balik semua diam aku, aku selalu mikirin kamu, termasuk keluarga kamu, yg aku rasa woww bgt.. huhuuhuu.. (aku tu benci kenapa jadi orang melankolis bgt)
Dan aku sedih sangat sedih sekarang karena kita berpisah bukan dengan cara yg baik...
Jujur aku anggap kamu yg sekarang dengan kamu yg dulu adalah 2 orang yg berbeda...
Dan aku anggap Heart-ku yg dulu tu udah tenang di alam sana......, karena jiwanya udah mati...
Dan kamu yg sekarang, ah entahlah, aku harap aku ngga akan pernah ketemu kamu lagi...
Aku mau cinta yg baru..., cinta yg akan aku jaga sampai mati... dan akan aku cintai dengan segenap jiwa aku..., yg pasti bukan kamu...
Aku mau seseorang yg suatu hari nanti tulus dan mau aku selamanya buat dia.. dan aku janji aku akan jaga dia, seperti aku jaga keyakinan aku terhadap Allah swt. Aku bakal ngerawat dia sampai mati dan berusaha ngebahagiain dia...
Walau itu hanya sekedar pacaran pun, aku harap pacaran yg buat ke jenjang pernikahan, bukan sekedar having fun... ^^
Monday, October 24, 2011
Petuah Sang Pencinta
Duhai cinta, kubisikkan padamu petuah sang pencinta untukmu yg nanti akan menjadi tumpuan hidupku, menghabiskan masa tua bersama....
Kau tahu bertahun-tahun aku menantimu? Menghabiskan jiwa dan raga yg tersisa hanya untuk berjumpa?
Menghabiskan energi hanya untuk menebak siapa kamu? Yg menjawab semua pertanyaanku? Yg tlah meminta diriku tanpa pamrih, tanpa kau meminta aku untuk membalas cintamu, seperti yg kan kau utarakan nanti, ya hanya untuk memberi cinta padaku, dan meminta menghabiskan masa tua bersama, bersama anak-anak yg berlarian di taman, atau cat dapur yg tlah koyak dan perlu diganti...
Saat tiba masa, kau akan tahu, Cinta...
Aku tlah menyerahkan hidup ini dan menjadikanmu tumpuanku sebelum hari akad tiba...
Tanpa toleh kanan kiri dan penuh keyakinan...
Bukan bermaksud naif, tapi hanya ingin memberikan yg terbaik saja. Dan membuktikan bahwa aku bisa dipercaya....
Ku sampaikan maksud ini segera, sambil merenda asa, menunggu kehadiranmu tiba...
Menghapus lukaku dari cinta semu yg pernah menghampiri..., dan pengkhianatan yg coba kau sembuhkan dengan siraman kasih sayangmu...
Untukmu yg tercinta suatu hari nanti... :)
Kau tahu bertahun-tahun aku menantimu? Menghabiskan jiwa dan raga yg tersisa hanya untuk berjumpa?
Menghabiskan energi hanya untuk menebak siapa kamu? Yg menjawab semua pertanyaanku? Yg tlah meminta diriku tanpa pamrih, tanpa kau meminta aku untuk membalas cintamu, seperti yg kan kau utarakan nanti, ya hanya untuk memberi cinta padaku, dan meminta menghabiskan masa tua bersama, bersama anak-anak yg berlarian di taman, atau cat dapur yg tlah koyak dan perlu diganti...
Saat tiba masa, kau akan tahu, Cinta...
Aku tlah menyerahkan hidup ini dan menjadikanmu tumpuanku sebelum hari akad tiba...
Tanpa toleh kanan kiri dan penuh keyakinan...
Bukan bermaksud naif, tapi hanya ingin memberikan yg terbaik saja. Dan membuktikan bahwa aku bisa dipercaya....
Ku sampaikan maksud ini segera, sambil merenda asa, menunggu kehadiranmu tiba...
Menghapus lukaku dari cinta semu yg pernah menghampiri..., dan pengkhianatan yg coba kau sembuhkan dengan siraman kasih sayangmu...
Untukmu yg tercinta suatu hari nanti... :)
Wednesday, October 19, 2011
Aku bersyukur sekali....
Aku bersyukur sekali setelah tahu semua rahasia selama ini...
Aku bersyukur sekali tlah lepas dari ketidakpastian yg membelengguku....
Aku bersyukur sekali kita berpisah dengan keadaan diriku yg sangat hormat meski amat tersakiti...
Aku bersyukur sekali ketika kau lebih dahulu berkhianat, karena itu membuktikan siapa yg bersalah sebenarnya, walau aku cukup tersiksa bertahan atas ketidakpastian ini untuk membuktikan kesetiaanku...
Aku bersyukur sekali tidak pernah mengungkapkan I Love You padamu sekalipun, seperti yg pernah dikatakan perempuan sebelumnya kepadamu, seperti yg kau ceritakan pada orang-orang bahwa perempuan itu yg meminta hubungan resmi darimu...
Aku bersyukur sekali tidak seperti itu....
Aku bersyukur sekali menjadi perempuan yg tidak pernah memulai duluan saat dekat denganmu...
Aku bersyukur sekali berpisah darimu setelah mengetahui sifat dan kenyataanmu yg sebenarnya yg coba kau sembunyikan tanpa sepengetahuanku...
Aku bersyukur sekali ketika kita dekat bukan karena aku menggodamu, tapi kau yg terlebih dahulu mempunyai hasrat yg menggebu padaku....
Aku bersyukur sekali tlah mampu menunjukkan selayaknya sikap perempuan yg seharusnya di depan orang-orang... PEREMPUAN!
Aku bersyukur sekali kita berakhir, untung hubungan kita belum terlalu jauh.... :)
Aku bersyukur sekali tlah lepas dari ketidakpastian yg membelengguku....
Aku bersyukur sekali kita berpisah dengan keadaan diriku yg sangat hormat meski amat tersakiti...
Aku bersyukur sekali ketika kau lebih dahulu berkhianat, karena itu membuktikan siapa yg bersalah sebenarnya, walau aku cukup tersiksa bertahan atas ketidakpastian ini untuk membuktikan kesetiaanku...
Aku bersyukur sekali tidak pernah mengungkapkan I Love You padamu sekalipun, seperti yg pernah dikatakan perempuan sebelumnya kepadamu, seperti yg kau ceritakan pada orang-orang bahwa perempuan itu yg meminta hubungan resmi darimu...
Aku bersyukur sekali tidak seperti itu....
Aku bersyukur sekali menjadi perempuan yg tidak pernah memulai duluan saat dekat denganmu...
Aku bersyukur sekali berpisah darimu setelah mengetahui sifat dan kenyataanmu yg sebenarnya yg coba kau sembunyikan tanpa sepengetahuanku...
Aku bersyukur sekali ketika kita dekat bukan karena aku menggodamu, tapi kau yg terlebih dahulu mempunyai hasrat yg menggebu padaku....
Aku bersyukur sekali tlah mampu menunjukkan selayaknya sikap perempuan yg seharusnya di depan orang-orang... PEREMPUAN!
Aku bersyukur sekali kita berakhir, untung hubungan kita belum terlalu jauh.... :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
